OBYEK IPA DAN PENGAMATANNYA

Seluruh benda di alam dengan segala interaksinya untuk dipelajari pola pola keteraturannya

Misal Bumi mengelilingi Matahari, terjadi gempa Bumi, Gunung meletus, Pohon mangga berbuah manis, jagung berbuah manis, katak dimakan ular, panjang lapangan dapat diukur, tanaman bambu bertunas.

Objek IPA dan Pengamatan

Dalam Pembelajaran IPA , banyak masalah yang harus diselesaikan , salah satu cara menyelesaikan masalah dengan metode ilmiah, yang langkah-langkah nya sebagai berikut:

  1. Merumuskan masalah
  2. Mengumpulkan data atau informasi
  3. Mengemukakan hepotesa
  4. Melakukan experiment
  5. Menarik kesimpulan
  6. Menguji kesimpulan

Sedangkan penyelidikan ilmiah IPA melibatkan sejumlah proses yaitu:

  1. Pengamatan: menggunakan panca indra atau alat ukur yang sesuai untuk

       mengumpulkan data atau informasi

  • Membuat inferensi: merumuskan penjelasan berdasarkan pengamatan , sehingga menemukan pola-polaatau hubungan antar aspek yang diamati dan dan membuat perkiraan
  • Mengkomunuikasikan: Mengkomunikasikan hasil penyelidikan baik lisan maupun tulisan , baik dalam bentuk tabel, grfik,atau gambar yang relevan.

Tujuan IPA dipelajari untuk kesejahteraan makhluk hidup

                Pengukuran Sebagai Bagian dari Pengamatan

  • Pengertian pengukuran  

Mengukur adalah kegiatan membandingkan besaran dengan besaran sejenis sebagai satuan , menghasilkan ukuran yang terdiri atas niai dan satuan .Mengukur membutuhkan alat ukur . Alat ukur harus sesuai dengan besaran yang akan di ukur.

Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur, ada 2 besaran yaitu besaran pokok  dan besaran turunan.

Besaran pokok adalah besaran yang satuannya tidak di definisikan

Besran turunan adalah besaran yang satuanya diturun dari   besaran turunan

  • Pengukuran panjang

Pengukuran panjang dapat dilakukan dengan berbagai macam alat akur, antara lain: meteran, jangka sorong, metllen,Meteran.

Satuan baku dan tidak baku.

 Satuan panjang menurut Sistim satuan Internasional adalah  meter . Satuan panjang yang lain  adalah Km, Cm, are, inci.

Satuan dalam Sistem SI adalah satuan yang baku, yaitu satuan yang kalau digunakan dimana mana hasilnya sama.

Syrat satuan  Yang baik adalah:

  1. Bersifat intenasional
  2. Bersifat mudah ditiru
  3. Bersifat dapat dipakai secara internasional

Satuan tidak baku adalah satuan yang jika digunakan hasilnya tidak sama, contoh : jengkal, depa, buku, pensil

  • Pengukuran massa dapat menggunakan alat ukur: neraca atau timbangan.,dan satuannya dalam SI adalah Kilogram, sedangkan alat ukur waktu dapat digunakan stopwatch sengan satuan sekon.

Satuan massa standar adalah  adalah kilogram.

  Besaran Pokok:

  Panjang, Massa dan Waktu serta Pengukurannya

  Pengukuran Besaran Pokok dan Satuannya

  Pengukuran besaran pokok dapat digunakan meteran , jangka sorong , dan 

  mikrometer sekrup.

  Mengukur panjang bisa diawali dari 0 sampai panjang titik tertentu, atau

  menghitung selisih titik akhir yang ditunjuk dengan titik awalnya.

  Mengukur panjang dengan jangka sorong, caranya membaca terlebih dahulu pada 

  skala utama kemudian ditambah dengan angka terbaca pada sekala nonius.

Lihat video berikut :https://www.youtube.com/watch?v=7Y-FTLNeCUc

  Cara mengukur dengan penggaris atau meteran.

  Pada pengukuran waktu menggunakan stopwatch, caranya  stopwach di nolkan

  dahulu, jika mau dipakai tekan tombol klik, jika mau menghentikan tekan tombol 

  klik lagi,  hitunglah selisih antara dua titik itu pada stop wch dengan melihat

  pergeseran tempat  jarum jam. Jika jarum lingkaran kecil yang didalam , 

  itu menunjukkan menit, jika jarum bergerak di lingkaran luar itu pahaalamu

  menunjukkan menit, jika lingkaran kecil yang menunjukkan sekon, cara membaca:

  angka yg ditunjuk pada linkgaran dalam ditambah angka yag diunjuk jarum 

  pada lingkaran luar

  Pada pengukuran massa dengan neraca, pertama dikalibrasi atau d1 enol kan

  dahulu, letakkan beban kemudian beri keseimbangan pada bagian yang lain.

  Hitunglah semua beban dengan cara menambahkan.

Konversi satuan ke dalam SI

Besaran adalah besaran yang satuannya diturunkan dari satuan besaran pokok disebut besaran satuan.

  • Menaksir adalah memperkirakan jumlah materi yang ditaksir pada benda yang diamati.
  • Menentukan Besaran Turunan: dapat dilihat dari asal  satuan yang menyertainya.
  • Contoh : kecepatan berasal dari jarak dibagi waktu, satuan kecepatan berasal dari satuan besaran pokok panjang meter dibagi satuan besaran pokok waktu.

Jadi satuan kecepatan  meter / waktu=m/s

  • Konversi Satuan Turunan hasil pengukuran
  • Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari satuan besaran pokok.
  • Contoh besaran turunan:

Luas satuannya m2

Volume satuannya m3

Kecepatan satuannya m/s

LATIHAN

Latihan/tugas dapat down load disini

Iklan

Ciri-ciri Makhluk Hidup

  1. Ciri-ciri makhluk hidup

Benda-benda yang ada di alam ini banyak ragamnya , Benda-benda di alam dapat dibedakan menjadi 2 yaitu benda hidup dan benda tak hidup

Untuk membedakan benda hidup dan tak hidup dapat dilihat dari ciri-ciri nya.

 Ciri benda hidup yang membedakan dari benda tak hidup adalah:

Ciri benda hidup yang membedakan dari benda tak hidup adalah :

  1. Bernafas: kegiatan mengambil oksigen dan mengeluarkan karbondioksida

2. Makan/minum: suatu usaha untuk memperoleh energi/ tenaga untuk melakukan aktifitas

3. Bergerak: melakukan usaha untuk pindah posisi baik itu dilakukan sebagian maupun seluruh tubuh

4. Tumbuh dan berkembang: mengalami pertambahan ukuran sehingga menjadi besar dan mengalami perubahan dari kecil menjadi dewasa

5. Peka terhadap rangsang: memberikan reaksi jika ada aksi, memberikan tanggapan jika ada sesuatu yang mengenainya

6. Berkembangbiak: bertambah jumlah individunya menjadi banyak

7. Mengeluarkan zat sisa: mengeluarkan zat-zat yang sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh, karena jika tidak dikeluarkan dapat meracuni tubuhBernafas: kegiatan mengambil oksigen dan mengeluarkan karbondioksida